Cara Mengetahui Faktor Penyebab Kegagalan

FAKTOR APA SAJAKAH YANG MENYEBABKAN KEGAGALAN DALAM PERUSAHAAN ?


Siapa yang ingin gagal dalam sebuah usaha ? Jawabnya : Tidak ada yang menginginkan . Setiap pengusaha pasti tidak akan pernah berharap untuk gagal . Kegagalan dalam perusahaan berarti Anda telah gagal mengendalikan perusahaan dalam mencapai tujuan, yaitu memperoleh keuntungan . Sumber kegagalan secara garis besar ada 2 macam, yaitu : sumber dari dalam perusahaan dan sumber dari luar perusahaan itu sendiri . 

Adapun sumber kegagalan yang berasal dari dalam perusahaan sendiri ialah :

1.   Kegagalan Dalam Bidang Produksi
      Jika diteliti lebih lanjut, rentetan kegiatan yang terjadi atau alat yang digunakan sebelum proses produksi dimulai sampai pada periode produksi yang sebenarnya, maka dapat digolongkan dalam sebab-sebab kegagalan bidang produksi, antara lain :
  1. Kurangnya rencana Produksi dan Pengawasan
  2. Lemahnya Perincian Pabrik dan Mesin
  3. Lemahnya Perencanaan Bahan Baku
  4. Tidak Dapat Menghasilkan Produksi yang Baik pada Permulaan Operasi
  5. Kurangnya Pengawasan Terhadap Mutu Barang Jadi
Bila diperhatikan faktor-faktor penyebab kegagalan diatas maka dapatlah disimpulkan disini, bahwa usaha untuk menghindarkan kemungkinan timbulnya kegagalan itu harus dimulai sejak dari pemikiran / ide akan mendirikan perusahaan .
Dengan demikian sebelumnya telah jauh diketahui lubang-lubang dan macamnya lubang perangkap itu . Pengetahuan ini penting sekali, karena dapat dipergunakan sebagai alat / pedoman untuk menghindarkan diri dari jebakan lubang yang berbahaya itu .

2.   Kegagalan Dalam Bidang Pemasaran
      Pengertian pemasaran (marketing) tidaklah sama dengan pengertian pasar (market) . Pasar merupakan salah satu komponen dari pemasaran . Pasar tempat pembeli dan penjual bertemu . Tempat ini bisa berupa gedung mewah, gedung sederhana, dan dapat pula berupa gedung terbuka / lapangan terbuka .
Pemasaran adalah semua proses tentang persediaan, penjualan, pengiriman yang semuanya dapat meningkatkan transaksi penjualan .

Dalam mengetengahkan soal pemasaran suatu produk tidak akan terlepas dari persoalan "mutu" barang yang akan dibawa atau akan diperkenalkan ke pasar . Disinilah pentingnya peranan penilaian pasar itu . Dan dengan penilaian ini perusahaan dapat memperoleh informasi tentang berapa besarnya pasar, berapa besarnya produk yang dapat diserap, berapa jumlah saingan yang aktif, serta harga apa saja yang berpengaruh, dan lain sebagainya . Dalam menghadapi segala tantangan tentang produk yang dihasilkan mutlak diperlukan siasat pemasaran . dengan adanya siasat ini diharapkan produk itu dapat menembus  dan menguasai pasar .

Berdasar uraian singkat tersebut diatas, maka kegagalan-kegagalan yang dapat digolongkan dalam bidang pemasaran adalah karena :
  1. Mutu Barang Jadi (produk) yang Kurang Baik (tidak dapat memenuhi kebutuhan pemakai)
  2. Lemahnya Penilaian tentang Pasar
  3. Lemahnya Siasat Pemasaran
  4. Harga ditetapkan Secara Pasti (tetap/tidak berubah) untuk pesanan-pesanan yang besar jumlahnya, dalam keadaan inflasi .
 5.   Kegagalan dalam Bidang Keuangan
      Pengelolaan keuangan tidak hanya menyangkut penerimaan dan pengeluaran uang tunai saja tapi lebih luas dari itu . Setiap transaksi keuangan yang terjadi haruslah direncanakan mulai dari sekarang . Jangan ditunda-tunda lagi !
Bila pencatatan telah dilakukan dengan baik maka menyusullah persoalan pemakaian dana yang ada . Dana yang berasal dari pinjaman jangka pendek tidak cocok dipergunakan untuk membiayai investasi atau sebaliknya .
Pengawasan dan pengelolaan yang ketat atas pemasukan uang yang berasal dari penagihan dan pengeluaran untuk bermacam-macam biaya harus dibina dan ditumbuhkan secara kontinyu dan teratur . Hendaknya dihindarkan timbulnya pembayaran utang yang melampaui kemampuan perusahaan .

Berdasar uraian tersebut diatas maka dapatlah disimpulkan bahwa faktor-faktor kegagalan yang termasuk dalam bidang keuangan, antara lain sebagai berikut :
  1. Kurangnya Perencanaan Keuangan
  2. Lemahnya Penagihan Rekening
  3. Tidak diterapkannya Penyebaran Dana secara Baik
  4. Lemahnya Pengawasan terhadap Biaya
  5. Tidak Seimbangnya Pembayaran kepada Kreditur dengan Kemampuan Perusahaan
  6. Tidak dilaksanakannya Sistem Akunting secara Baik . 

Demikianlah beberapa kesimpulan tentang faktor-faktor penyebab kegagalan dalam sebuah perusahaan untuk bisa dijadikan pedoman dalam mengatasi kegagalan dalam perusahaan kecil . Dan sebagai revisi atas sebuah kesalahan guna mewujudkan visi dan misi perusahaan . 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar